Tidak hanya para gamers atau pemain game yang akan memiliki antusias dan menghabiskan banyak energi untuk memberikan dampak positif pada sebuah game yang dirilis dipasara. Para pembuat game atau yang kita kenal dengan istilah Developer ini juga memiliki antusias yang sama dengan para gamers loh. Karena mereka juga akan memantau dan mencoba mencari tahu bagaimana reaksi pasar terhadap game yang dibuat. Karena mereka akan mebutuhkan banyak waktu hanya untuk mengahsilkan sebuah game yang bisa dimainkan dan beredar luas dipasaran.

Hanya saja selalu ada beberapa hal yang menjadi tantangan bagi para developer, seperti kegiatan pembajakan dan cheat atau kecurangan yang dilakukan oleh para gamers. Ada ratusan bahkan ribuan gamers yang tidak bertanggung jawab dan menjadi oknum atas banyaknya kasus kejahatan game yang terjadi dengan perkembangan teknologi sekarang ini. Namun, dengan adanya beragam kasus yang dilakukan para gamer, berikut tindakan atau serangan balik yang juga dilakukan oleh para developers. Penasaran kasus apa saja yang pernah dilakukan oleh para developers dalam menanggapi masalah yang dilakukan oleh gamers? Yuk simak 5 kasus dibawah ini.

1. Grand Theft Auto IV

Siapa yang tidak mengenali game fenomenal ini? GTA adalah salah satu game yang banyak disukai oleh para gamers, baik mereka yang bermain dengan benar-benar mengikuti alur cerita game dan menjalankan beragam misi, maupun gamer yang hanya ingin bersenang-senang dengan menggunakan beragam fitur keren didalam game ini. Walaupun game ini sendiri merupakan game yang bertemakan kekerasan dan kebrutalan, namun sang pembuat atau developernya, Rockstar tidak main-main dalam perancangan game ini.

Sang developer sangat membenci adanya tindakan curang dari gamers. Bahkan ada banyak sisi negatif yang akan muncul jika gamers melakukan hal yang tidak baik seperti menggunakan game bajakan dan melakukan cheat. Para gamers yang menggunakan game bajakan pada GTA IV ini akan mengalami beberapa kendala seperti kontrol mobil yang akan secara otomatis mengarah kesamping setiap kali pemain menggunakan mobil. Tidak hanya itu, sudut pandang dari kamera dalam game ini akan terus bergoyang jika memainkan versi bajakannya.

2. The Sims 4

Salah satu permainan rolepalyer yang digemari banyak gamers di dunia adalah The Sims. Hanya saja EA sebagai sang developer permainan ini sering menghukum para gamers yang sangat suka mebajak game mereka. Salah satu dampak jera yang diberikan EA adalah meblur habis-habisan di permainan The Sims 4 bagi yang menggunakan game bajakan.

3. Serious Sam 3 BFE

Walaupun ini merupakan salah satu series yang tidak terlalu terkenal dari kumpulan game Serious Sam. Namun sang developer juga tidak meberikan ampun bagi kumpulan gamers yang suka mencurangi mereka.  Croteam sang developer permainan ini memberikan sebuah hukuman bagi gamers yang kerap mebajak permainan mereka. Caranya? Para gamers yang memainkan game bajakan tidak akan menikmati permainan karena musuh didalam permainan tersebut kebal alias tidak bisa mati.

4. Mirror’s Edge

Salah satu game yang diterbitkan oleh EA, seperti yang kita bahas sebelumnya bahwa developer yang satu ini memang selalu fokus dalam kontrol game yang mereka keluarkan. Jika sang pemain menggunakan game bajakan maka karakter utama dalam permainan ini yang bernama Faith tidak akan memiliki beragam kemapuan yang seharusnya dimilikinya pada permainan asli. Bahkan pergerakan karakter utama juga tidak akan seoptimal di permainan original, menjadi sulit melompat dan gerakan terkesan lambat. Jadi semahir apapaun yang emmainkan game bajakan tetap saja tidak akan pernah bisa menyelesaikan permainan ini.

5. Game Dev Tycoon

Game stimulasi yang dikembangkan oleh Greenheart ini juga memberikan efek jera bagi gamers yang suka curang. Efek jera tersebuta dalah dengan timbulnya sebuah pesan yang akan menyatakan bahwa permainan tersebut adalah permainan bajakan yang akan merugikan dan mebuat developers bangkrut.

Nah, demikianlah 5 kasus developer gamers didunia yang pernah menghebohkan dunia game. Apakah kamu pernah mengalami salah satunya?