spesifikasi iPhone XS

Sebagai fans Apple, peluncuran produk baru iPhone selalu menjadi agenda yang ditunggu. Pasalnya, setiap produk baru selalu mengusung tema baru dengan spesifikasi yang lebih lengkap dan teknologi yang semakin memadai. Untuk melengkapi koleksi X seriesnya, pihak iPhone kini siap meluncurkan 3 produk barunya, salah satunya yaitu iPhone XS. Bahkan, pihak iPhone sendiri sudah membuka PO sejak 14 September lalu. Namun, meskipun dinilai canggih, iPhone XS ini dinilai tidak tepat untuk dibeli. Kenapa? Yuk, simak alasan lengkapnya berikut.

[tie_index]Spesifikasi iPhone XS[/tie_index]

Spesifikasi iPhone XS

Sebelum membahas lebih jauh terkait alasan tidak membeli iPhone XS, ada baiknya jika kita mengulas terlebih dahulu spesifikasi dari ponsel pintar terbaru dari Apple ini sebagai pertimbangan dalam membeli nantinya. Adapun spesifikasi lengkap iPhone XS dapat dilihat pada tabel berikut ini.

SpesifikasiiPhone XS
Dimensi (t x l x tebal)143,6 x 70,9 x 7,7 mm
Wight177 gr
Display5,8 inc Super Retina, OLED 2436 x 1125 pixel, 458 ppi
CPUA12 Bionic, Next Generation Neural Engine
OSiOS 12
Memory64 GB / 256 GB / 512 GB
SIMDual SIM
Main Camera12 MP, f/2,4, smart HDR, portrait mode depth control, advanced bokeh
Selfie Camera7 MP, f/2,2
Video Recorder1080 pixel @60fps
Batery30 menit lebih lama daripada iPhone X
Anti-debu, Anti-airIP68 (kedalaman maksimal 2 meter dengan waktu maksimal 30 menit)
SensorFace ID, Three axis giro, Barometer, Accelerometer, Proximity Sensor, Ambient Light Sensor

 

[tie_index]Alasan Tidak Membeli iPhone XS[/tie_index]

Alasan Tidak Membeli iPhone XS

Harga Terlalu Mahal

Pribahasa ada harga ada kualitas memang ada benarnya dimana jika ingin mendapatkan barang yang baik, berkualitas dan memadai tentu saja ada harga mahal yang harus dibayar. Namun, pada beberapa faktor hal tersebut juga bisa tidak berlaku. Saat ini, tak sedikit para produsen yang menjual produknya dengan harga mahal bermodalkan nama, mulai dari usaha makanan, pakaian hingga barang digital. Beberapa dari mereka cenderung membanderol dengan harga tinggi karena namanya sudah mulai dikenal dan dipercaya oleh masyarkata. Alhasil, produk tersebut memiliki kualitas yang biasa-biasa saja.

Hal ini spertinya juga berlaku pada produk terbaru iPhone yaitu iPhone XS. Ponsel pintar besutan Apple ini memang mengusung teknologi baru serta spesifikasi yang luar biasa. Namun, hal ini tetap tidak sebanding dengan harga jualnya yang terlampau mahal yaitu sekitar Rp 14.300.000,- untuk memori 64 GB dan Rp 20.000.000,- untuk memori 256 GB. Itupun harga dari produsen dan tentunya akan menjadi lebih mahal ketika sampai di Indonesia.

Desainnya Monoton

Semua produk iPhone X series memiliki desain yang sama dan itu-itu aja sehingga membuat penggunanya semakin bosan dan berasa menggunakan produk lama. Hal ini tentunya juga menjadi salah satu hal yang tidak disukai untuk pecinta mode.

Tidak Ada Fitur yang Mematikan

Selama masa perkenalan dan promosi, pihak pengembang selalu menggadang-gadang tentang spesifikasinya yang super memadai seperti Face ID, 3D touch dan sebagainya. Padahal, ini bukanlah hal baru dari iPhone dan fitur tersebut juga sudah ada sejak diluncurkannya produk-produk iPhone sebelumnya. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa cara membuka ponsel menggunakan sidik jari lebih efektif dan akurat daripada menggunakan Face ID.

Selain itu, salah satu fitur yang dianggap pengembang sangat menguntungkan di iPhone XS yaitu kamera dengan advance bokeh yang katanya bisa menghasilkan gambar bokeh super kece. Padahal, fitur tersebut sudah bisa didapatkan dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga secara gratis tanpa harus mengeluarkan uang hingga puluhan juga rupiah.

Tidak Semua Fasilitas Bisa Digunakan di Indonesia

Produk terbaru dari iPhone yang dirilis pada September 2018 ini memang memiliki fasilitas yang super lengkap dibandingkan dengan Android lainnya. Namun, apalah daya jika fungsi itu tidak bisa digunakan, hasilnya tentu akan sia-sia. Nah, hal ini ternyata berlaku pada beberapa fasilitas pada iPhone XS dimana banyak aplikasi atau fitur-fiturnya yang tidak support untuk digunakan di Indonesia seperti Maps: Turn-by-turn Navigation, Traffic, Lane Guidance, Speed Limit, Searchable handwriting, iTunr Store: TV Shows dan Spotlight suggestion.

Selain itu, pada fitur QuickType Keyboard juga banyak yang tidak bisa dipakai di negara Indonesia seperti Emoji Predictions, Contextual Predictions, Multilingual Typing, Predictive Input dan Dictionary. Fasilitas lainnya yang tidak bisa digunakan yaitu Movie Review, Movie Showtimes, Movie Information dan News yang hanya memuat berita Australia, UK serta USA.

Nah, itulah tadi beberapa ulasan lengkap terkait spesifikasi dan alasan tidak membeli iPhone XS yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum ada penyesalan nantinya. Kalau untuk kolektor gadget mahal ini tetap saja membuat penasaran. Tapi bagi yang membeli gadget karena sebuah kebutuhan ketimbang life style, agaknya pertimbangan harus ditentukan masak-masak agar nanti tidak menyesal. Setidaknya Anda tahu resikonya setelah membeli gadget terbaru Apple ini. Semoga beruntung.