Aplikasi navigasi digital merupakan salah satu aplikasi wajib yang harus ada di smartphone Anda terutama Anda yang mengalami kesulitan untuk menghafal jalan. Aplikasi navigasi digital saat ini juga dilengkapi dengan informasi kondisi jalan secara terkini dengan fitur pemantauan kemacetan lalu lintas. Google Maps dan Waze merupakan aplikasi navigasi digital yang saat ini populer dan dapat diunduh dengan gratis di smartphone Anda baik yang berbasis android maupun berbasis iOS. Meskipun kedua aplikasi ini memiliki fungsi yang sama namun terdapat banyak perbedaan dan yang mendasari perbedaan kedua aplikasi ini  adalah cara pendekatan yang sangat berbeda untuk navigasi.

[tie_index]Sejarah Google Maps dan Waze[/tie_index]

Sejarah Google Maps dan Waze

Google Maps pertama kali dirilis pada tanggal 8 Februari 2005 di Amerika Serikat. Google Maps saat itu merupakan peta online yang sangat populer, bahkan mengalahkan peta online milik Yahoo yaitu Yahoo Maps yang telah dikenalkan lebih dahulu yaitu pada tahun 2002. Google Maps yang terus mengalami kemajuan dengan berbagai fitur tambahan seperti fitur untuk menunjukkan arah saat mengemudi atau ke transportasi publik. Pada tahun 2006 Google Maps mengenalkan fitur Street View yang mendapatkan banyak kontroversi namun menjadikan Google Maps semakin populer. Google Maps kemudian terus mengembangkan produknya dengan menambahkan fitur keadaan lalu lintas, navigasi satelit, dan berbagai lokasi tempat menarik dari mulai pom bensin hingga restoran.

Waze mulai berdiri pada tahun 2006 di Israel dengan nama Linqmap. Perusahaan ini terus tumbuh hingga pada tahun 2013 mendapatkan penghargaan The Best Overall Mobile App Award di Mobile World Congress. Pada tahun yang sama, Google mengakusisi Waze hingga 1,3 miliar dollar Amerika Serikat. Namun hingga saat ini Waze masih terus eksis dan semakin populer sebagai aplikasi navigasi.

[tie_index]Perbedaan Google Maps dan Waze[/tie_index]

Perbedaan Google Maps dan Waze

Google Maps dan Waze memiliki berbagai kesamaan yaitu dengan adanya fitur panduan arah navigasi, panduan navigasi dengan suara, keadaan lalu lintas secara terkini, dan lain-lain. Namun banyak pula perbadaan pada kedua aplikasi ini yang menjadi ciri khas dari masing-masing aplikasi navigasi ini, diantaranya adalah:

[padding right=”10%” left=”10%”]

  1. Tampilan dan Fitur Navigasi

Tampilan Google Maps sangat sederhana, mirip dengan peta konvensional biasa sehingga lebih mudah digunakan untuk orang awam. Pada aplikasi Google Maps dapat ditemukan fitur perkiraan rute dan waktu sampai untuk segala jenis pengguna transportasi baik kendaraan pribadi, kendaraan umum, hingga pejalan kaki dan bersepeda. Sementara Waze memiliki tampilan yang lebih menarik dengan dilengkapi dengan icon-icon unik. Pada aplikasi waze tidak ditemukan perkiraan rute untuk pejalan kaki, pesepeda, atau transportasi umum namun Anda dapat memasukkan jenis kendaraan yang dipakai, pilihan rute alternative, dan fitur-fitur tambahan lainnya.

  1. Rute dan Informasi Kemacetan

Pada poin ini, Waze lebih unggul dibandingkan Google Maps karena pada aplikasi Waze rute dan kondisi lalu lintas diperbarui secara terkini (real-time update). Pada aplikasi Waze, setiap pengguna dapat mengirimkan laporan jika pada rute yang sedang dilewati terdapat kecelakaan, perbaikan jalan, dll sehingga update informasi kemacetan akan lebih cepat. Selain itu pada aplikasi Waze menyediakan informasi pengalihan rute apabila terjadi masalah misalnya kemacetan di rute yang akan Anda lewati. Sementara pada aplikasi Google Maps kondisi lalu lintas yang ditampilkan kurang real-time dibandingkan pada aplikasi Waze.

  1. Fitur-fitur Tambahan

Kedua aplikasi navigasi ini masing-masing memiliki fitur tambahan yang unik dan bebeda. Pada aplikasi Google Maps Anda dapat memesan Uber dan Anda juga dapat mencari rute alternatif menggunakan mobil, motor, bahkan kereta. Fitur unik lainnya yang ada pada Google Maps yaitu “Depart by” dan “Arrive at” yang sangat bermanfaat untuk perjalanan panjang yang rumit. Tak hanya itu, Anda juga dapat menavigasi bangunan dan mengirim rute dari computer ke smartphone Anda menggunakan Google Maps. Fitur-fitur unik juga tersedia pada aplikasi Waze. Pengguna dapat melaporkan razia polisi di suatu rute sehingga pengguna lain dapat menghindari rute tersebut. Fitur lainnya yang sangat berguna adalah “Planned Drives” dimana dapat menginformasikan kapan Anda harus berangkat untuk tiba di suatu tujuan. Fitur-fitur lainnya yang cukup unik pada aplikasi Waze ini misalnya integrasi dengan Spotify, peringatan kecepatan mengemudi, tempat parker, pom bensin, juga fitur sosial dimana pada fitur ini setiap pengguna dapat saling berteman hingga mengirim chat pada pengguna lain, dan memiliki ‘scoreboard’ sehingga aplikasi ini lebih asik untuk digunakan.

  1. Kinerja

Google Maps cenderung lebih berguna untuk perjalanan dalam kota. Kurang terkininya update mengenai kondisi lalu lintas menyebabkan Google Maps kurang cocok digunakan untuk perjalanan luar kota. Namun dengan adanya fitur “Offline Maps” membuat Google Maps dapat diakses tanpa adanya koneksi internet sehingga dapat digunakan jika Anda melakukan perjalanan ke daerah dengan koneksi internet yang terbatas. Sementara aplikasi Waze mengharuskan smartphone Anda untuk terus terhubung pada koneksi internet.

[/padding]