kartu merah ronaldo

Kartu Merah Ronaldo. Kedatangan Ronaldo di Juventus telah meningkatkan ekspektasi pagelaran Liga Champions pertama sejak 1996, dengan harga saham memuncak pada rekor 1,8046 euro di pasar saham Kamis sebelum ditutup pada 1,581 euro. Ini mewakili peningkatan lebih dari 180% sejak akhir Juni ketika rumor mulai beredar kedatangan Ronaldo di klub, dengan saham kemudian diperdagangkan pada 0,64 euro.

Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi

Pemain berusia 33 tahun itu pindah dari Real Madrid dengan transfer £ 99 juta ke sisi Italia. Sementara Lionel Messi membuka timnya di babak grup Liga Champions dengan bagus, ketika ia memecahkan rekor untuk hattrick.

Tantangannya adalah bahwa pemain berusia 33 tahun itu tampaknya menumbangkan Valencia Jeison Murillo ke tanah dari bola, setelah itu wasit, Felix Brych, menunjukkan kartu merah secara langsung. Mantan pemain Real Madrid itu memenangkan tiga putaran final Liga Champions berturut-turut dengan klub Spanyol itu. Dia juga memecahkan rekor individu selama waktunya di Bernabeu, menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang Liga Champions sementara juga menjadi orang pertama yang memecahkan 100 gol dalam kompetisi.

Pembalasan UEFA ?

Kartu merah telah menyebabkan kemarahan di kalangan penggemar yang percaya bahwa tantangan ini tidak pantas mendapat kartu merah. Berbagai teori konspirasi muncul, di antaranya adalah teori bahwa UEFA menuntut balas dendam mereka terhadap Ronaldo karena kehilangan penghargaan laga awal mereka musim ini.

UEFA, badan sepakbola Eropa, pada Kamis memulai kasus disiplin atas kartu merah kontroversial Cristiano Ronaldo di Liga Champions, dan menyatakan bahwa itu akan dinilai pada 27 September, kantor berita AFP melaporkan. Superstar Portugal itu telah menerima kartu merah langsung karena menarik rambut Jeison Murillo di menit ke-29 pertandingan Grup H antara Juventus dan Valencia pada hari Rabu.

Ronaldo bereaksi secara emosional terhadap keputusan wasit saat dia meninggalkan lapangan dengan mata berkaca-kaca. Mantan pemain sepakbola Real Madrid, yang menerima kartu merah pertamanya di Liga Champions, kartu merah ke-11 dari karir Ronaldo, tapi pertama di Liga Champions, ia akan kehilangan pertandingan Juventus berikutnya melawan tim Swiss, Young Boys di kandang sendiri. Namun, akan menarik untuk melihat apakah pihak UEFA memperpanjang skorsing dua pertandingan, karena melihat Ronaldo dikesampingkan dari tim ketika Juventus bertanding dengan mantan klubnya yaitu Manchester United di Old Trafford.

Juventus tidak bisa juga memainkannya pada pertandingan berikutnya Karena Ronaldo terjerat kartu merah yang diterimanya saat bertanding melawan Valencia. Maka Ronaldo akan absen pertandingan kandang melawan Young Boys pada 2 Oktober. Dan Pertandingan berikutnya untuk Juventus adalah pada 23 Oktober di Old Trafford, tempat Ronaldo bermain selama enam tahun. Dimana dia memenangkan gelar yang pertama dari lima gelar Liga Champions sementara dengan United pada tahun 2008.

VAR Sangat Dibutuhkan

Berbicara tentang insiden kartu merah, pelatih Juventus Massimiliano Allegri menyatakan kekecewaan, bersikeras bahwa itu seharusnya bukan kartu merah. Dia juga menambahkan bahwa teknologi VAR dalam keadaan ini akan lebih berguna. “Saya hanya akan mengatakan bahwa dalam kesempatan semacam ini, VAR akan sangat membantu. Ini mengecewakan karena sekarang kami akan kehilangan dia untuk beberapa pertandingan dan sebaliknya jika sudah ada VAR, akan terlihat bahwa itu bukan pelanggaran pengiriman,” kata Allegri.

Gelandang Juventus Emre Can meminta maaf pada hari Kamis setelah mengatakan “kami bukan wanita, mari bermain sepakbola” sebagai tanggapan atas rekan setimnya Cristiano Ronaldo yang dikeluarkan dalam kemenangan Liga Champions di Valencia. Bintang Portugal Ronaldo setelah menerima kartu merah karena bentrok dengan bek Jeison Murillo pada menit ke-29 pertandingan Rabu dimana juara Italia itu akhirnya menang 2-0.

Postingan Emre Can yang berusia 24 tahun dikutip mengatakan: “Saya baru tahu itu (kartu merah) karena dia menarik rambut Murillo. Kami bukan wanita, mari kita bermain sepak bola. ” Emre can mengeluarkan pernyataan lagi pada hari Kamis, dan bersikeras bahwa pernyataan itu tidak dimaksudkan untuk menghina.
“Saya ingin meluangkan waktu untuk mengosongkan komentar yang saya buat setelah pertandingan semalam. Tanggapan saya setelah melihat cuplikan video pengusiran Cristiano sepertinya telah menimbulkan keributan,” tulis pemain internasional Jerman itu.

“Saya ingin menyatakan bahwa komentar yang dibuat tidak pernah terfokus pada atau dimaksudkan untuk merendahkan wanita, sepakbola wanita atau kesetaraan dalam bentuk apapun. Semua orang yang mengenal saya tahu tentang rasa hormat saya terhadap wanita, kesetaraan dan rasa hormat.
“Niat saya adalah mempertahankan rekan setim saya tentang keputusan salah yang bisa mempengaruhi permainan kami. Saya dengan tulus meminta maaf jika ada komentar yang saya buat telah menyebabkan kerugian apa pun.”